Seringkali ban menjadi komponen yang paling diabaikan padahal perannya sangat vital — seluruh beban kendaraan bertumpu pada empat titik kecil yang bersentuhan dengan aspal. Perawatan ban yang baik tidak hanya memperpanjang usia pakainya, tetapi juga berkontribusi langsung pada keselamatan dan efisiensi bahan bakar kendaraan Anda.
Tekanan angin yang tidak sesuai — baik kurang maupun berlebih — mempercepat keausan ban dan meningkatkan konsumsi bahan bakar. Periksa tekanan angin minimal satu kali seminggu, terutama sebelum perjalanan jauh. Gunakan spesifikasi tekanan yang tertera pada stiker di tepi pintu pengemudi, bukan angka yang tertera di ban itu sendiri.
Ban depan dan belakang mengalami tingkat keausan yang berbeda. Dengan melakukan rotasi ban setiap 10.000 km, keausan dapat didistribusikan secara merata sehingga keempat ban memiliki usia pakai yang lebih panjang. Tim Bengkel Modern dapat melakukan rotasi ban sekaligus spooring dan balancing dalam satu kunjungan.
Segera ganti ban jika alur ban sudah menyentuh indikator keausan (TWI), terlihat retak di dinding samping, atau terdapat benjolan yang mengindikasikan kerusakan internal. Umumnya ban perlu diganti setiap 40.000 – 60.000 km atau maksimal 5 tahun, mana yang lebih dulu tercapai.