Sistem pengereman yang berfungsi optimal adalah faktor keselamatan paling krusial pada sebuah kendaraan. Kampas rem yang sudah aus tidak hanya membuat jarak pengereman menjadi lebih panjang, tetapi juga berpotensi merusak komponen lain seperti cakram dan kaliper. Tim teknisi Bengkel Modern merangkum lima tanda paling umum yang perlu Anda waspadai.
Suara berdecit atau mengerit ketika pedal rem ditekan adalah indikator paling awal. Sebagian besar kampas rem modern dilengkapi indikator logam kecil yang akan bersentuhan dengan cakram dan menghasilkan suara ini tepat saat ketebalan kampas mendekati batas minimum.
Jika Anda harus menekan pedal rem lebih dalam sebelum kendaraan mulai melambat, ini bisa menjadi tanda kampas sudah tipis atau ada masalah pada sistem hidrolik rem. Segera periksakan ke bengkel untuk memastikan penyebabnya.
Getaran pada setir atau bodi kendaraan saat mengerem mengindikasikan permukaan cakram yang sudah tidak rata, biasanya akibat kampas yang terlambat diganti hingga merusak piringan. Kondisi ini membutuhkan penggantian sekaligus perataan atau penggantian cakram.
Bila kendaraan terasa membelok sendiri ke kiri atau kanan ketika rem ditekan, kemungkinan besar ada ketidakseimbangan keausan kampas antara roda kiri dan kanan. Kondisi ini sangat berbahaya, terutama di kecepatan tinggi.
Kendaraan modern umumnya dilengkapi sensor ketebalan kampas yang akan memicu lampu peringatan di panel instrumen. Jangan abaikan tanda ini. Segera jadwalkan kunjungan ke Bengkel Modern agar tim kami dapat melakukan pemeriksaan dan penggantian kampas rem dengan suku cadang berkualitas.